Jenis Plastik dan Penggunaannya

Posted on Maret 6, 2010

11



Oleh Aswita

A. Apa saja golongan plastik?

Plastik yang merupakan senyawa sintesis dari minyak bumi (terutama hidrokarbon rantai pendek) adalah senyawa polimer yang dibuat dengan reaksi polimerisasi molekul-molekul kecil (monomer) yang sama sehingga membentuk rantai panjang dengan struktur kaku.

B. Mengapa plastik dibagi atas beberapa golongan?

Untuk memudahkan kita mengidentifikasi jenis plastik yang akan digunakan, biasanya terdapat kode-kode nomor dalam segitiga yang terletak pada bagian bawah/dasar plastik. Ada 7 jenis kode yang terdapat pada plastik, yaitu:

1. PETE/PET (PolyEthylene Terephthalate)

Biasa dipakai untuk botol plastik transparan seperti botol air mineral, botol minuman, botol jus, botol minyak goreng, botol kecap, dan botol sambal.

Dapat mengeluarkan zat karsinogenik SbO3 (Antimon Trioksida) apabila digunakan berulang kali terutama pada kondisi panas. PETE/PET direkomendasikan ‘hanya untuk sekali pakai’. Buang botol yang sudah lama dan baret-baret.

2. HDPE (High Density PolyEthylene)

Biasa dipakai untuk botol kosmestik, botol obat, botol minuman, botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan jerigen, dan pelumas.

Memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi.

HDPE direkomendasikan hanya untuk sekali pakai, karena pelepasan senyawa SbO3(Antimon Trioksida) terus meningkat seiring waktu.

3. V/PVC (PolyVinyl Chloride)

Biasa dipakai pada plastik pembungkus (cling wrap), untuk mainan, selang, pipa bangunan, taplak meja plastik, botol kecap, botol sambal dan botol shampoo.

Jenis plastik yang paling sulit didaur ulang.

PVC mengandung DEHA yang mudah melebur jika terdapat kontak antara permukaan plastik dengan minyak, berbahaya untuk ginjal dan hati.

4. LDPE (Low Density PolyEthylene)

Biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, botol-botol yang lembek, tutup plastik, kantong/tas kresek, dan plastik tipis lainnya.

Bersifat fleksibel, kuat, sulit dihancurkan. Pada suhu di bawah 600C sangat resisten terhadap senyawa kimia.

5. PP (PolyPropylene)

Merupakan pilihan bahan plastik terbaik dan paling aman, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, tutup botol, cup plastik, mainan anak, botol minum dan yang terpenting, pembuatan botol minum untuk bayi.

Bersifat elastis.

6. PS (PolyStyrene)

Biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai seperti sendok, garpu gelas.

Polystyrene dapat mengeluarkan bahan Styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan, berbahaya untuk otak dan sistem saraf, memiliki bahaya yang sama seperti asap rokok dan asap kendaraan. Bahan ini sulit didaur ulang.

7. Other

a. SAN (styrene acrylonitrile),

Memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu; kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan telah ditingkatkan sehingga merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan minuman. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, ABS biasa digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.

b. ABS(acrylonitrile butadiene styrene),

Memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu; kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan telah ditingkatkan sehingga merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan minuman. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, ABS biasa digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.

c. PC(polycarbonate),

Dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, kaleng susu formula. Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berbahaya bagi sistem hormon.

d. Nylon.

C. Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

¨ Plastik yang merupakan senyawa sintesis dari minyak bumi (terutama hidrokarbon rantai pendek) adalah senyawa polimer yang dibuat dengan reaksi polimerisasi molekul-molekul kecil (monomer) yang sama sehingga membentuk rantai panjang dengan struktur kaku.

¨ Untuk memudahkan masyarakat membedakan jenis-jenis plastik yang digunakan, di bagian dasar/bawah plastik diberikan kode-kode jenis plastik (kode-kode nomor dalam segitiga).

Saran

¨ Pahami jenis-jenis plastik agar dapat menggunakannya secara aman dan tepat.

¨ Periksa kode nomor segitiga plastik sebelum memakai atau membeli agar aman dan sesuai dengan pemakaian.

Ingin dokumen lebih lengkap? Klik saja Jenis Plastik dan Penggunaannya.pdf

About these ads
Ditandai: , , , , , , , , , ,