Memilih ISP

Posted on November 17, 2009

2



Biaya merupakan salah satu hal terpenting dalam memilih PENYELENGGARA JASA INTERNET yang ingin digunakan. Misalnya, bagaimana sistem pembayaran yang dikenakan oleh sebuah PENYELENGGARA JASA INTERNET, dan berapa biayanya. Bagaimana cara penghitungan biayanya.

Salah satu sistem pembayaran misalnya sistem pembayaran per waktu pemakaian. Sistem pembayaran per waktu pemakaian misalnya dipakai oleh Telkomnet Instan. Dalam sistem ini, biasanya pengguna dikenakan biaya setiap menit. Biaya koneksi Internet dalam hal ini terpisah dari biaya pulsa telepon. Pembayarannya dilakukan tiap bulan dan disamakan dengan pembayaran pulsa telepon.

Ada juga sistem pembayaran yang besarnya tergantung dengan besarnya jumlah paket data yang dikirim. Misalnya per MB. Jadi, selama apapun kita terkoneksi ke Internet, tidak akan mempengaruhi besaran biaya koneksi ke Internet. Kenyataannya sekarang, kebanyakan PENYELENGGARA JASA INTERNET yang menggunakan sistem pembayaran per besarnya paket data yang dikirim, menyediakan akses Internet yang jauh lebih cepat. Namun, biasanya pengguna dikenakan abonemen untuk sistem pembayaran ini. Selain itu, apabila ingin mendownload file yang berukuran besar, sistem pembayaran ini tidak lagi efisien dalam hal biaya yang dikeluarkan. Lain dengan sistem pembayaran per waktu pemakaian yang bila mendownload file yang berukuran besar cukup efisien dalam masalah biaya, walaupun waktu untuk mendownload file akan lebih lama.

Ada pula sistem paket perbulan yang sekarang sedang gencar-gencarnya dipromosikan, yaitu pelanggan membayar sejumlah uang kepada PENYELENGGARA JASA INTERNET yang selanjutnya pelanggan akan dapat menikmati koneksi internet sampai batas maksimal penggunaan internet sesuai paket apa yang kita telah bayarkan ke PENYELENGGARA JASA INTERNET. Misalnya, seorang pelanggan membayarkan sejumlah uang untuk penggunaan jasa koneksi internet selama 60 jam(kuota 60 jam). Berarti, pelanggan tersebut dapat menikmati koneksi internet yang dibatasi sampai 60 jam. Selebihnya, pengguna tidak dapat lagi menggunakan koneksi internet dari PENYELENGGARA JASA INTERNET yang dipakainya itu, kecuali PENYELENGGARA JASA INTERNET memang sudah menetapkan sejumlah biaya yang dikenakan pelanggan tersebut apabila pelanggan itu menggunakan jasa layanan koneksi internet mereka yang melebihi kuota yang telah dibayarkan oleh pelanggan tersebut. Ada pula paket yang perhitungan kuotanya dihitung per sekian MB. Perhitungannya sama dengan paket kuota waktu yang tadi. Misalnya per 300 MB. Jadi, pengguna hanya dapat menikmati layanan koneksi ke internet sampai batas 300 MB. Lebih dari itu tidak bisa, kecuali PENYELENGGARA JASA INTERNET memang sudah menetapkan sejumlah biaya yang dikenakan pelanggan tersebut apabila pelanggan itu menggunakan jasa layanan koneksi internet mereka yang melebihi kuota yang telah dibayarkan oleh pelanggan tersebut.

Yang terakhir adalah paket yang kuotanya tidak terbatas. Pembayarannya dilakukan setiap bulan. Jadi, pengguna membayarkan sejumlah uang setiap bulannya. Dengan demikian selama satu bulan mendatang, pelanggan dapat menikmati layanan koneksi ke Internet sampai berapa lamapun tanpa dikenakan biaya tambahan. Hingga satu bulan berakhir, pelanggan tersebut harus membayarkan sejumlah uang lagi bila tetap mau menikmati layanan tersebut. Sistem pembayaran ini, termasuk yang paling hemat bagi mereka yang senang berseluncur di dunia maya.

Kita juga perlu mengetahui hardware yang dipakai oleh ISP yang kita gunakan. Hal ini penting kita ketahui agar kita tidak tergiur dengan promosi semata yang dapat membuat kita kecewa karena kita mendapatkan layanan koneksi yang kita harapkan. Ingat! Setiap ISP pasti akan selalu menggembor-gemborkan produk yang mereka miliki dan membuat promosi yang menyesatkan.

Sampai saat ini sebenarnya para provider ISP tidak transparan terhadap pelanggan atas kualitas layanan yang mereka miliki. Misalnya ISP menawarkan koneksi hingga kecepatan 384 kbps. Namun, pada kenyataannya, pelanggan hanya mendapatkan koneksi berkecepatan 1/10 dari kecepatan yang dijanjikan. Hal ini kerap kali terjadi pada pelanggan personal, dan bukan suatu lembaga. Karena kecepatan yang 384 kbps itu dibagi-bagi untuk beberapa pelanggan lain. Sehingga, jika para pelanggan tersebut memakai koneksi internet dalam waktu bersamaan, kecepatan yang dijanjikanpun tidak didapat. Hal ini dilakukan para operator ISP agar biaya yang mereka keluarkan untuk membayar NAP (Network Acces Provider) lebih murah (saat ini biaya band NAP sekitar US$1.500-US$2.500/Mbps). Namun, pemerintah sebagai regulator tidak memiliki tindakan yang tegas oleh para ISP tersebut. Itu mungkin disebabkan pemerintah berada pada posisi yang lemah atau khawatir akan mematikan bagi industri ISP di tanah air.

Baik kita lanjutkan. Hardware yang digunakan ISP misalnya adalah modem yang digunakannya. Kita perlu tahu, berapa kecepatan yang dimiliki oleh suatu ISP. Hal ini mempengaruhi besarnya data yang dapat kita kirimkan atau kita terima dalam satu waktu. Selain itu, kecepatan modem yang digunakan bukanlah suatu indikator yang menentukan. Hal lain yang harus kita perhatikan adalah rasio pelanggan per modem. Hal ini penting karena secepat apapun suatu modem, ia memiliki keterbatasan menangani jumlah request dalam satu waktu.

Posted in: Tekno