Kimia yang berkaitan dengan seni dan estetika

Posted on Januari 16, 2010

6



Seni dan estetika berkaitan dengan keindahan, seperti lukisan dan tata rias. Bahan kimia untuk keperluan tersebut antara lain kertas, kanvas, cat melukis, cat rumah, sabun untuk kebersihan, dan alat kosmetika

Kertas

Kertas merupakan bahan polimer selulosa yang dibuat dari kayu. Kayu dibuat menjadi bubur sehingga membentuk bubur kayu/pulp. Untuk membuat kertas menjadi putih, maka perlu ditambahkan bubuk pemutih klor.

Kain kanvas

Kain yang berkaitan dengan sandang dapat dibuat dari bahan tumbuhan (katun), hewan (sutra, wol) atau sintetis (bahan poliamida atau polyester). Adapun kain kanvas memiliki kanvas yang lebih kasar, terbuat dari bahan serat tumbuhan yang diperoleh dari serat kulit pohon atau bisa juga berasal dari batang pohon, tangkai, atau daun. Serat ini mengandung selulosa dengan kadar lebih rendah dari pada serat kapas, dan kadar lignin yang lebih besar sehingga serat ini lebih kasar dengan warna coklat muda atau kekuning-kuningan. Untuk mendapatkan warna putih, biasanya dikelantang dengan pemutih klor.

Cat

Penggunaan cat pada lukisan sama seperti cat untuk kebutuhan papan, hanya biasanya cat minyak atau cat air tidak diencerkan. Cat mengandung senyawa makromolekul PVAC (Poly Vinyl Acrylic) dan lateks (getah karet). Getah karet tersusun atas monomer isoprene sehingga makromolekulnya adalah poliisoprena.

Sabun dan Detergen

Sabun dan detergen merupakan bahan pembersih yang penggunaannya untuk mencuci alat dapur, mandi, mencuci tangan, dan sampo. Sabun memiliki bahan yang berbeda dengan detergen. Sabun dibuat dari lemak atau minyak yang merupakan bahan alam, sedangkan detergen dibuat dari bahan kimia, yaitu senyawa ABS (alkil benzensulfonat).

Sabun memiliki kelebihan yaitu limbahnya dapat terurai oleh mikroorganisme dan kekurangannya adalah kurang berbusa pada pencucian dengan menggunakan air sadah.

Air sadah adalah air yang mengandung ion kalsium dan atau magnesium. Ada dua jenis air sadah yaitu air sadah sementara dan air sadah tetap. Air sadah sementara terjadi jika dalam air terdapat garam bikarbonat dari kalsium dan magnesium. Adapun air sadah tetap diakibatkan oleh adanya garam sulfat, klorida, dan hidrat dari magnesium dan kalsium.

Detergen tetap berbusa dengan baik saat digunakan untuk mencuci dengan air sadah. Kelemahan detergen adalah sukar terurai oleh mikroorganisme sehingga detergen dapat mencemari lingkungan.

Untuk dokumen yang lebih lengkap, klik saja Kimia yang berkaitan dengan Perdagangan.pdf