Prince of Persia

Posted on April 29, 2010

0



[Youtube=http://www.youtube.com/watch?v=y7tA-6mlbNY]

Anda boleh menganggap bahwa Prince of Persia merupakan sebuah sekuel. Hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya edisi Prince of Persia yang telah keluar. Namun, pada umumnya sebuah sekuel tentu memiliki tambahan kata atau angka di akhir nama game bersangkutan (misalnya: Fallout 3, Silent Hill Homecoming, Tomb Raider Legend, Command And Conquer 3, dll). Namun tidak demikian dengan Prince of Persia. Mungkin karena pengembang bermaksud membuat Prince of Persia lepas dari sekuel yang lain dan melakukan semacam re-make untuk membuat game ini lebih fresh.

Berbeda dari Prince of Persia sebelumnya, Prince of Persia kali ini digambarkan sebagai seorang pengembara urak-urakan (bukan seorang pangeran) yang konyol dan jenaka. Alur cerita dimulai saat pengembara ini sedang mencari untanya di tengah padang pasir. Lalu, sesuatu yang mengejutkan terjadi. Ia tidak menemukan untunya, melainkan sorang putri bernama Elika yang sedang dikejar oleh sekelompok pria. Lalu cerita bergulir dengan cepat sampai pada kebebasan Ahriman sang dewa kegelapan. Prince kali ini tak punya pilihan lain selain membantu Elika melawan Ahriman yang secara sekejap menguasai dunia.

Game ini menggunakan pendekatan baru dalam sisi gameplay, Prince of Persia kali ini menggunakan beberapa pendekatan baru. Antara lain perubahan pada kemampuan akrobatik sang Prince, mengatasi tantangan, dan bertarung dengan lawan. Ia memiliki sarung tangan cakar yang hebat yang dapat membuatnya memanjat, bergantung, bahkan berlari ditembok, dan bahkan berselancar di tembok tanpa halangan yang berarti. Bahkan, sihir Elika dapat membuat Prince melewati atau melompat jurang yang dijamin tidak akan jatuh. Sihir Elika juga dapat dimanfaatkan untuk bertarung.

Pada kualitas grafik, kami kira hal ini mengalami sedikit ketidaknyamanan. Hal ini disebabkan garis tegas yang memisahkan karakter dengan lingkungan membuat game ini terlihat seperti game 2D (padahal aslinya game ini dibuat dengan teknologi 3D). Namun, dengan kualitas yang secara uum cukup baik, hal ini tentu dapat dimaafkan.

Masalah yang cukup menonjol mungkin adalah masalah kontrol yang kebanyakan bertumpu pada tangan kiri. Hal ini membuat ketidaknyamanan dalam melepas tombol kombo. Selain itu, tombol yang ada kurang familiar bagi pemain Prince of Persia seri terdahulu.

System Requirements

Microsoft Windows XP SP 2 / windows Vista, Intel Pentium D-Dual Core 2,66 Ghz/ Athlon 64 X2 800+, 1 GB of RAM (Windows XP), 2 GB of RAM (Windows Vista), DirectX 10.1/DirectX 9.0 co9mpatible video card with Shader Model 3.0 256 MB, 9 GB Harddisk Space.

Posted in: Adventure, Game, Review