Tips Menabung

Posted on Mei 21, 2010

7



Pernahkah Anda berpikir bahwa sangat penting untuk menghemat uang? Mungkin uang tersebut dapat Anda gunakan untuk keperluan lain yang lebih penting. Misalnya keperluan mendadak atau suatu barang yang ingin Anda beli. Saya akan memberikan tips-tips seputar pengalaman saya dalam menabung dengan target sebuah laptop.

1. Mantapkan niat Anda.

Jangan hanya karena Anda menginginkan suatu barang atau jasa, maka Anda baru niat menabung. Ingat, bahwa menabung juga diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal diluar dugaan seperti harus membeli alat tulis untuk suatu keperluan, bahan-bahan untuk tugas, atau bahkan sekadar jalan dengan teman. Bayangkan di saat Anda membutuhkan uang untuk jalan sedangkan orangtua Anda tidak mau memberi uang dengan sejuta alasan? Bagaimana perasaan Anda? Apakah yang Anda pikirkan?

Kita harus akui, bahwa kita tinggal di Indonesia. Pekerjaan amat terbatas dan banyak sarjana pengangguran. Namun, jika Anda ingin membantah artikel ini tentang pentingnya menabung, saya juga bertanya mengapa Anda begitu ngotot dengan mengatakan bahwa kita dapat mencari uang dengan kerja paruh waktu (part-time)? Saya tegaskan sekali lagi, bahwa menabung sangat penting, dan jangan salahkan orang lain hanya karena Anda tidak dapat membeli apa yang Anda inginkan hanya karena orang lain itu tidak mau membantu Anda.

2. Buat uang Anda menjadi pecahan besar.

Kita dapat mengandaikan bahwa sebagai pelajar kita telah menabung sebanyak Rp.100.000,-. Namun dalam pecahan dua ribu rupiah atau 5 ribu rupiah. Tahukah Anda bahwa sebagian besar dari kita mungkin akan menyepelekan selembar uang Rp.5.000,- dengan mengatakan bahwa membelanjakannya tidak akan menggerus tabungan Anda secara signifikan. Namun, bagaimana jika hal itu Anda lakukan berkali-kali, misalnya 6 kali. Maka, total uang yang sudah Anda belanjakan menjadi Rp.30.000,-! Bukankah hal itu 30% dari tabungan Anda semula. Mengapa dengan menyepelekan Rp.5.000,- (5%) tabungan Anda bisa tergerus hingga 30%? Hal ini sesuai dengan bunyi,”Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.”.

Untuk itu, saya kira akan lebih baik jika Anda menukarkan uang tabungan Anda ke dalam pecahan besar, sehingga Anda pun akan melihatnya sebagai ‘salah satu bagian besar dari tabungan Anda’.

3. Mampu mengelola uang dalam pecahan kecil secara teratur.

Membeli barang berharga rendah (misalnya tissue, tiket parkir, bayaran parkir motor, biaya fotocopy, bolpoin,tarif angkot, dll) bisa jadi menjadi salah satu hal yang dapat mengagalkan rencana menabung Anda di suatu hari. Apa sebab? Contoh kasus adalah di saat Anda memiliki Rp.20.000,- dan tiba-tiba Anda dihadapkan pada kebutuhan bahwa Anda harus membeli tissue seharga Rp.1.500,-, maka Anda mendapat kembalian uang pecahan. Dan Anda pun bias jadi tergoda untuk meremehkan lembar demi lembar pecahan tadi.

Lalu, apa yang Anda perlu lakukan untuk mengantisipasi hal ini? Ya! Anda memerlukan kemampuan untuk mengelola uang receh dalam jumlah besar yang dikhususkan untuk membayar barang-barang semacam itu. Sehingga, tabungan yang sudah Anda niatkan dapat utuh tanpa terpecah oleh kebutuhan apapun.

4. Bawa bekal

Mungkin Anda merasa bahwa hal ini merepotkan? Memalukan? Ngapain bawa bekal kalau bisa beli makanan. Namun, Anda juga perlu memerhatikan faktor kehigienisan bagi tubuh Anda. Bahkan saat saya mengetik artikel ini di laptop saya, saya sedang menderita sakit pencernaan akibat keracunan makanan. Jadi, ada baiknya Anda membawa bekal makanan, karena selain lebih terjamin, Anda pun bisa menghemat uang dari pembelian makanan yang kurang terjamin dari luar.

5. Kurangi frekuensi waktu wisata

Mungkin berwisata merupakan hal yang vital bagi kita. Namun, Anda perlu sadar bahwa kuantitas berwisata tidak menjamin Anda akan mengalami refreshing yang efektif. Ada baiknya pula Anda mencari wisata yang murah namun menyenangkan seperti nonton DVD bersama di rumah teman.

Posted in: Pribadi