Zeno Clash

Posted on Agustus 29, 2010

0



Menurut saya, game ini termasuk aneh. Entah disengaja maupun tidak sayapun tidak tahu. Jalan cerita anehnya aneh dan karakter yang juga aneh sekaligus tidak masuk akal membuat saya malas bermain game seperti ini. Setting waktu mengambil saat zaman purbakala saat peralatan dan senjata masih sangat sederhana.

Kualitas grafik cukup baik dan terlihat orisinal, ini merupakan salah satu alas an saya menghargai game ini. Jadi, saya merasakan hal berbeda saat bermain game ini.

Cerita pada game ini bercerita tentang suatu kasus pembunuhan. Seseorang bernama Ghat terlibat dalam pembutuhan orangtua hermaphrodite­-nya. Akibat hal tersebut, saudara-saudara Ghat yang lain marah dan berniat membunuhnya.

Di game ini, perkelahian merupakan sajian utama. Pokoknya intinya adalah berkelahi. Dalam berkelahi, Ghat bisa menggunakan senjata maupun tangan kosong (yaitu dengan pukulan).

Dalam menggunakan senjata, kita dapat menggunakan pentungan, pistol sederhana, serta sebuah Crossbow. Namun sesuai latar waktu, senjata-senjata yang digunakan sederhana layaknya zaman purbakala. Namun,saya tidak suka bertarung menggunakan senjata-senjata tersebut. KArena menurut saya benar-benar tidak efektif. Bahkan saat saya mengisi ulang senjata-senjata tersebut, saya pikir terlalu lambat. Padahal dalam ukuran pertarungan seperti itu, diperlukan kecepatan mengisi ulang yang lebih cepat. Entah disengaja maupun tidak, hal ini membuat game ini menjadi aneh. Bahkan saat mengisi ulang senjata, musuh kita bisa memukul senjata kita hingga terlempar.

Tentu, penggunaan senjata kurang efektif. Namun, kita dapat bertarung dengan tangan kosong, misalnya pukulan dan tendangan. Pukulan Ghat bisa dikatakan jauh lebih efektif dan ampuh. Semua jenis musuh kita bisa Anda tendang. Bahkan jika pertarungan satu lawan satu, Ghat sangat hebat. Namun, jangan berpikir hal ini akan membuat Anda bosan. Karena, di beberapa bagian permainan, Anda akan menghadapi lebih dari satu musuh.

Namun, beruntung, selama permainan, Ghat akan ditemani seorang temannya. Rekan Ghat kurang pintar dalam membantu kita. Namun, bagusnya rekan Ghat tidak memiliki Hit Points sehingga dapat dikatakan mereka tidak dapat mati.

Tertarik?

Posted in: FPS, Game, Review