Sniper: Ghost Warrior

Posted on September 1, 2010

0



Sang pengembang menyebut game ini sebagai “Realistic shooter on everyday life of a sniper”. Tidak berlebihan memang. Karena dari sisi grafik, game ini menyuguhkan detil tinggi dan sangat riil. Negeri tropis fiktif yang tergambar memang cukup nyata, beberapa tempat bahkan mirip lingkungan sekitar rumah saya (hehe). Namun, impresi nyata yang akan Anda rasakan adalah: membidik musuh.

Walau game ini bertajuk “Sniper” namun tugas membidik dalam game ini tidaklah mudah. Area bidikan melalui scope senapan Anda akan selalu bergoyang mengikuti irama nafas karakter Anda. Goyangan akan berhenti sesaat bisa kita menekan tombol focus dan jeda waktu itulah saat yang tepat untuk melepaskan tembakan. Bidikan kita juga dipengaruhi faktor lain seperti kecepatan dan arah angin bahkan juga detak jantung kita. Setelah kita melepaskan tembakan maka game ini akan menyuguhkan scene slow-motion­ peluru yang menembus musuh.

Namun, kesan realistis mulai hilang saat kita menyadari bahwa AI mush sangat cerdas dan hebat. Karena, mereka dapat dengan begitu mudahnya mengetahui posisi kita bahkan dari kejauhan sekalipun. Sekalipun kita berada di balik rumput yang sangat lebat, musuh langsung tahu begitu Anda menembak. Bahkan dari jarak yang sedemikian jauh ia bisa membalas tembakan Anda dengan senapan serbu biasa. Sungguh tidak masuk akal.

Selain itu jika Anda sedang berada dalam misi, ke-sniper-an Anda begitu terusik. Seorang sniper pada umumnya bergerak cenderung statis dan penuh perhitungan. Namun, permainan game ini memuntut pergerakan dinamis Anda bahkan kalau memang harus melalui camp musuh untuk menuju titik selanjutnya. Inikah yang namanya sniper?

System requirements: Microsoft Windows XP/Vista/7, Processor Intel Pentium 4 3,2 Ghz atau AMD Athlon 64 3500+, 1 GB of RAM (Windows XP) atau 2 GB of RAM (Windows Vista/ Windows 7), 256 Graphic Card, DirectX 10.0 atau 9.0c, 6.5 GB of Harddisk Space

Posted in: Action, FPS, Game, Review, Tekno