Tom Clancy’s End War

Posted on September 3, 2010

0



Terkenal akan game-game berkualitas, Tom Clancy mengeluarkan game terbaru berjenis strategy. Terkenal dengan game-gamenya yang berkualitas, Clancy tentu mengeluarkan game-game yang luar biasa.

Dengan berbagai jenis game strategy yang beredar, tentu Clancy harus memutar otak untuk menawarkan sisi lebih dari game yang ditawarkannya. Hal ini dibuktikan dengan membuat game ini memiliki input yang istimewa, bukan hanya dari sisi keyboard dan mouse, namun juga dengan input suara. Ya, Anda dapat memerintahkan suatu perintah kepada pasukan dengan mengandalkan suara Anda. Namun, berhasilkah?

Untuk pertama kalinya Anda membuka game ini, maka Anda akan dihadapkan dengan kalibrasi suara Anda agar game ini dapat familiar dengan suara Anda. Anda juga akan diperkenalkan dengan perintah-perintah yang Anda harus sebutkan untuk pasukan Anda nantinya. Jadi, untuk langkah pertama ini, sangat direkomendasikan bagi Anda untuk mengkalibrasi suara Anda dengan seadanya. Perhatikan juga, sebaiknya Anda mengkalibrasi suara dengan kondisi sekitar tidak dalam keadaan bising alias sepi. Sehingga hasil kalibrasi dapat lebih maksimal. Jujur, saat saya sehabis meng-install­nya di komputer teman saya, saya mengalami kegagalan berkali-kali saat memerintahkan pasukan. Namun, jika hal itu terjadi, cobalah untuk bersuara lebih keras . Selain itu, baris perintah yang cukup panjang dan keharusan kita menyesuaikan dengan intonasi game yang menuntut lidah seorang native. Hal ini mungkin mengganggu kenyamanan Anda dalam merasakan sensasi bermain game ini dan fitur perintah suara terasa percuma. Namun, game ini masih tetap menyediakan pilihan untuk melakukan perintah melalui keyboard maupun mouse.

Oke, kita masuk ke cerita game ini. Game ini ber-setting di masa depan yaitu tahun 2020 di saat dunia masih didominasi 3 kekuatan besar di dunia yaitu Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Rusia. Anda dapat memilih dari ketiga faksi tersebut. Masing-masing faksi memiliki kelebihan tersendiri. Namun, mereka tidak memiliki perbedaan yang berarti. Mungkin ini disebabkan oleh view kamera yang agak jauh sehingga perbedaan unit-unit tempur dan serangan dari unit-unit tempur juga tidak terlalu jelas perbedaannya. Anda juga tidak dapat membangun pasukan seperti game strategy pada umumnya. Yang dapat Anda lakukan hanyalah memimpin sebuah unit tempur untuk menyerang suatu unit tempur musuh dan seterusnya. Memang hal ini mungkin agak terasa aneh bagi Anda yang sudah malang melintang bermain game-game strategy.

Dalam bertempur, unit tempur memang terlihat cukup realistis. Namun, kompleksitas pengendalian unit-unit tempur mungkin merupakan hal yang mengganggu kenyamanan Anda. Bukan berarti salah, bagi Anda yang ingin mengkomando langsung unit tempur yang ada secara langsung, Anda berarti patut mencoba game ini. Yah, tapi itu tadi, Anda perlu memaklumi jika perintah yang Anda berikan cukup sulit dan memerlukan intonasi yang tepat

System requirements:

Microsoft Windows XP (minimal SP2)/ Vista, Intel core 2 duo E4400 2.0 GHz/ AMD 64 Athlon X2 3.0 GHz, 1GB of RAM (for XP)/2GB of RAM (for Vista), VRAM 256 MB with shader model 3.0 (mis Nvidia 7800 GS atau ATI 1800 KT), 10 GB of Harddisk space.

Posted in: Game, Review, Strategy