Tips Membuat Pola Batik di Bidang kertas HVS

Posted on November 11, 2010

13



Ya! Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari selasa tanggal 2 November 2010, guru seni saya yang baik hati memberikan tugas Seni yaitu mengarang gambar batik di sebidang kertas HVS. Saya sebenarnya memulai mengerjakan batik saya ini Senin 8 November 2010 pada pukul 19.46. Namun, pada pagi harinya saya lupa membawa tugas saya. Akhirnya keesokan harinya yaitu pada tanggal 9 November 2010 pukul 06.17, saya mulai mengerjakan gambar batik dengan pola yang benar-benar baru.

Langkah-langkah yang harus diambil adalah sebagai berikut ini.

Alat dan Bahan :

Pensil tajam (saya sarankan menggunakan pensil mekanik) 1 buah,

Kertas HVS 1 lembar,

Penggaris atau Mistar (saya sarankan 30 cm) 1 buah,

Penghapus.

Langkah-langkahnya:

1. Gambar dengan menggunakan pensil satu bidang persegi panjang berukuran 24 x 18 cm di kertas HVS yang telah tersedia. Bagian dalam Persegi panjang ini selanjutnya akan digambar motif batik.

2. Buat di keempat sisi persegi panjang titik-titik berjarak 3 cm. Hubungkan garis-garis yang ada dengan menggunakan pensil secara menyilang sehingga tergambar bentuk-bentuk belah ketupat sebagai garis bantu.

3. Beri motif-motif yang Anda inginkan dengan menggunakan garis-garis bantu tersebut. Anda bahkan boleh menggambar garis bantu tambahan untuk menemukan pola hasil imajinasi Anda sendiri.

Tips 1: Disarankan demi hasil yang lebih baik, jangan gambar satu pola yang melibatkan bidang luas kertas yang besar atau jangan gambar satu pola dengan melibatkan lebih dari satu garis bantu belah ketupat. Alangkah lebih baik jika Anda menemukan pola kecil-kecil dengan detail yang tinggi. Sehingga setiap kotak memiliki satu pola (pada gambar saya saya menggunakan 1 pola untuk setiap garis bantu belah ketupat).

Tips 2: Sebaiknya Anda menciptakan pola yang sebagian besar pola tersebut bisa dibuat dengan bantuan penggaris. Walaupun menghabiskan lebih banyak waktu dan tenaga, namun dengan begitu Anda bisa mendapatkan pola dengan tingkat presisi yang tinggi di tiap pola pada bidang gambar Anda. Sehingga terlihat lebih rapi dan bersih serta teratur dan proporsional.

Tips 3 : Anda bisa saja menggambar satu pola yang melibatkan bidang yang luas. Namun disarankan bentuk pola tersebut benar-benar orisinil dan fully furnished yang dalam artian ramai dengan garis dan penuh dengan hiasan.

4. Lakukan penebalan pada pola yang telah Anda gambar dengan drawing pen. Anda bisa memilih ukuran mulai dari 0.1, 0.6, atau 0.8.

Tips 1: Sebaiknya Anda menggunakan 0.1. Karena menurut pengalaman saya, drawing pen ukuran 0.6 dan 0.8 tidak terlalu jauh berbeda. Karena Anda saya sarankan menggunakan pola yang kecil, maka penggunaan ukuran drawing pen lebih dari 0.1 membuat gambar batik Anda terkesan belepotan atau tidak rapi. Penggunaan 0.1 juga dimaksdukan agar bidang putih terlihat cukup banyak sehingga pola yang Anda buat terlihat lebih jelas dan detil.

Batik buatan Andreas Novier

Akhir kata saya ucapkan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya tugas saya ini. Saya juga sangat berterimakasih kepada Bu Guru Seni yang telah baik memberikan saya skor sangat tinggi untuk tugas saya ini. Salam, Berbagi Ilmu! Share Yours!

Posted in: Pribadi