Memilih tempat kos yang baik

Posted on April 20, 2012

1



Lebih baik di sini, rumah kita sendiri

Ungkapan di atas rasanya cocok bagi saya. Karena di mana saya bisa merasakan nyaman dan aman adalah di rumah saya. Di rumah, saya tidak perlu memasak, mencuci pakaian, membersihkan rumah. All I have to do is just play, study, and enjoy my life, hahaha. Lalu, apa tujuan dari artikel ini?

Sesuai judul, memilih tempat kos yang baik. Begini, sebentar lagi akan terdapat perhelatan akbar yang bernama SNMPTN 2012. Para calon mahasiswa telah sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian-ujian masuk ke berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Nah, sebagian mungkin memilih untuk tidak memilih perguruan tinggi di luar wilayah tempat tinggalnya. Namun, sebagian mungkin karena sebab-sebab tertentu akan mendapatkan perguruan tinggi di luar kota tempat tinggalnya.

Bagaimana kalau calon mahasiswa bersangkutan mendapatkan perguruan tinggi di luar kota? Tentu salah satu masalah adalah tempat tinggal. Mungkin sebagian maba (mahasiswa baru-red) akan memilih tinggal di rumah sanak saudaranya di kota bersangkutan. Namun, ada juga sebagian yang memilih untuk ngekos supaya lebih konsentrasi dalam berkuliah dan dan lokasi kos lebih dekat dengan lokasi perkuliahan. Di sini, sangat penting untuk mencermati berbagai faktor untuk memilih tempat ngekos yang baik. Perlu saya ingatkan, bahwa tempat kos ini akan menjadi tempat tinggal kita selama berkuliah di kota tersebut, sehingga rasa nyaman harus Anda utamakan dalam segala hal (di samping budget tentunya)

Berikut saya paparkan berbagai poin pertimbangan yang harus Anda perhatikan untuk dapat memilih tempat kos yang baik (Urutan poin tidak mencerminkan prioritas-red):

1. Jarak tempat kos dengan lokasi kuliah. Hal ini jelas penting. Anda harus tahu bahwa jadwal kuliah berbeda dengan jadwal saat Anda duduk di bangku SMA/se-derajat. Di mana Anda akan dihadapkan pada berbagai kondisi (semisal: dosen tidak masuk, perpindahan jadwal sementara, maupun jadwal kuliah yang ‘bolong-bolong’. Keuntungan dari jarak yang dekat adalah menghemat biaya transportasi dan menghemat waktu perjalanan dari dan ke tempat kuliah. Lalu juga kemungkinan adanya kerja kelompok di tempat perkuliahan. Sekalipun Anda memiliki sarana transportasi (semisal sepeda motor), jarak yang dekat dengan tempat kuliah juga memiliki keuntungan di mana Anda dapat hanya menggunakan kendaraan pribadi untuk keperluan lain (semisal menanyakan pelajaran ke kos teman yang jaraknya jauh) sehingga menghemat biaya yang harus Anda keluarkan untuk membeli bahan bakar.

2. Ketersediaan fasilitas di sekitar tempat kos. Banyak fasilitas yang sangat Anda butuhkan di sekitar tempat kos, antara lain: tempat fotokopi, tempat makan, warung snack, tempat ibadah, tempat laundry murah dan sebagainya.

3. Ketersediaan transportasi umum. Hal ini penting bagi Anda yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Jangan sampai Anda mendapatkan tempat kos yang jauh dari lokasi kuliah dan jauh dari sarana transportasi. Perlu saya ingatkan, biaya transportasi di luar kota besar (seperti Jakarta) mungkin tidak ‘seramah’ biaya transportasi di kota-kota besar. Seperti saya di Semarang, berkuliah di salah satu perguruan tinggi negeri, di mana untuk daerah di sekitar kampus saya tarif bagi mahasiswa adalah Rp2.000,00 sekali jalan. Biaya pulang pergi Rp4.000,00. Berarti dalam sebulan kira-kira Rp120.000,00. Belum lagi biaya transportasi jika jadwal kuliah Anda ‘bolong-bolong’ yang membuat Anda mau pulang ke tempat kos saat jadwal kuliah kosong. Rp120.000 per bulan mungkin tidak terlalu berharga bagi Anda saat di rumah, namun mungkin akan terasa berharga saat Anda menjadi mahasiswa kelak.

4. Susunan rumah kos. Ada dua tipe tempat kos yang saya temukan. TIPE A di mana sebuah bangunan rumah memiliki beberapa kamar kos selayaknya rumah Anda di kampung halaman. TIPE B di mana susunan kamar layaknya rumah susun sederhana. Pilihlah yang mana membuat Anda nyaman. Kalau menginginkan privasi lebih, saya pikir lebih cocok jika TIPE B yang Anda pilih.

5. Fasilitas keseharian rumah kos. Fasilitas rumah kos yang harus Anda perhatikan mungkin antara lain tempat mencuci pakaian, ketersediaan air yang memadai, ada atau tidaknya tempat cuci piring dan gelas yang nyaman. Untuk tempat mencuci pakaian, saya ingatkan dalam kondisi-kondisi tertentu tidak selalu Anda dapat memakai jasa laundry. Untuk ketersediaan air, jelas sangat menyebalkan jika memang air di tempat kos mati pada saat-saat tertentu. Padahal, kegiatan Anda sebagai mahasiswa dapat sangat terganggu jika hal ini terjadi. Lalu untuk tempat cuci piring. Saya yakinkan Anda bahwa hal ini pun sangat penting, terutama jarak antara kamar kos Anda dengan tempat cuci piring. Jarak yang terlalu jauh dapat menyebabkan Anda malas mencuci piring dan gelas sendiri.

6. Keamanan. Perhatikan atau tanyakan bagaimana sistem buka tutup gerbang yang ada di tempat kos dan peraturan yang ada di tempat kos itu, semisal kunci gerbang untuk keluar masuku kendaraan bermotor misalnya.

7. Jumlah kamar kos. Saya sarankan Anda tidak memilih tempat kos yang memiliki banyak jumlah penghuni, terutama jika tempat kos Anda tidak memiliki peraturan tegas mengenai batas kebisingan suara. Beberapa penghuni (atau bahkan sekelompok penghuni) tidak mengerti santun dalam mengatur volume alat-alat elektronik mereka. Hal ini akan sangat mengganggu Anda yang sedang dirundung masalah, tugas, maupun ujian. Oh ya, jumlah penghuni yang tidak terlalu banyak juga untuk mencegah bisingnya aktivitas mereka seperti bernyanyi-nyanyi di tengah malam secara berkelompok.

8. Sistem kelistrikan. Sebagian tempat kos menyakan bahwa biaya bulanan yang mereka kenakan sudah termasuk biaya listrik sepuasnya. Namun, ada juga yang tidak, semisal jika Anda membawa alat-alat elektronik seperti televisi, dispenser, kipas angin, rice cooker, dan laptop. Pilihlah tempat kos yang tidak mengenakan charge tinggi untuk biaya listrik. Bisa jadi Anda mendapati pemilik tempat kos yang sangat rakus akan uang sehingga mengenakan biaya tinggi untuk biaya listrik. Contohnya: untuk charger handphone dapat dikenakan biaya Rp.40.000,00. Menurut saya ini keterlaluan.

9. Kebersihan. Terutama mungkin yang memakai kamar mandi luar (dalam hal ini kamar mandi tidak berada di dalam kamar kos). Sangat penting untuk menanyakan kebersihan kamar mandi. Kalau kamar mandinya pun tidak bersih, maka bagaimana Anda bisa mandi dengan bersih?

10. Tipikal pemilik kos. Jangan heran jika beberapa pemilik kos bisa jadi sangat cerewet terhadap Anda. Hal ini penting untuk ditanyakan kepada penghuni yang sudah ada terlebih dahulu di tempat kos itu. Bagaimana sifat-sifat sang pemilik tempat kos. Jangan sampai Anda menyesal dan tidak betah untuk menempati kamar kos Anda.

Ditandai: , , , ,
Posted in: Uncategorized