Card Skimming : Kejahatan Keuangan yang Belum Teratasi

Posted on Mei 19, 2012

0


Kartu ATM


Card Skimming

Transaksi elektronik kini telah menjadi hal umum dalam kehidupan kita di hampir setiap harinya. Pada saat kita hendak membayar tagihan telepon kita pergi ke lokasi terdekat yang terdapat mesin ATM untuk menggesekkan kartu ATM kita. Saat kita berbelanja kita kerap menggunakan kartu ATM sebagai kartu Debet untuk pembayaran di kasir. Atau saat kita sedang berbelanja sepatu, tas, barang elektronik, kita juga dapat menggunakan Kartu Kredit. Dan ketika kita ingin mengatur keuangan di rekening bank dari rumah misalnya, kita hanya perlu menggunakan internet banking. Semuanya dimaksudkan untuk kemudahan kita dalam berbelanja dan keamanan. Karena dengan metode transaksi elektronik ini kita tidak perlu membawa uang tunai yang notabene memiliki resiko kejahatan semisal perampasan atau resiko kelalaian semisal terjatuh.

Pada umumnya media yang digunakan untuk transaksi elektronik adalah berupa kartu, baik Kartu ATM/Debet maupun Kartu Kredit. Hal ini saya pikir disebabkan oleh mudahnya tipe transaksi elektronik menggunakan media ini bahkan oleh orang awam sekalipun. Untuk itu tidak heran jika metode kejahatan card skimming yang paling mudah kita temui. Seperti data yang ditampilkan pada sebuah situs (yang beralamat di http://money.howstuffworks.com/atm-skimming.htm) bahwa pada tahun 2008  silam jumlah kerugian yang ditimbulkan dari kejahatan yang berkaitan dengan kartu ATM saja di seluruh dunia mencapai 1 milliar dollar AS atau setara dengan 9 triliun rupiah (9.000 miliar rupiah) jika kurs yang dipakai adalah Rp9.000,00 per dollar AS.

A. Definisi Card Skimming

Menurut situs resmi milik Pemerintah Australia untuk urusan card skimming (yang beralamat di http://www.scamwatch.gov.au/content/index.phtml/tag/CardSkimming) Card Skimming adalah aktivitas menggandakan informasi yang terdapat dalam pita magnetik (magnetic stripe) yang terdapat pada Kartu Kredit maupun Kartu ATM/Debet secara ilegal. Selain itu menurut Wikipedia bahasa Inggris (yang beralamat di http://en.wikipedia.org/wiki/Credit_card_fraud#BIN_attack) Skimming adalah pencurian data Kartu Kredit atau ATM/Debet untuk melegitimasi transaksi. Dapat kita simpulkan di sini bahwa aktivitas ini berkaitan dengan upaya seseorang atau kumpulan orang untuk mencuri data dari pita magnetik Kartu ATM/Debet maupun Karu Kredit secara ilegal untuk melegitimasi transaksi. Di sini jelas terlihat bahwa aktivitas pencurian data itu sendiri adalah sebuah kejahatan dan ilegal namun akibat berhasilnya pencurian data tersebut maka pencuri memiliki kendali atas rekening si korban untuk melakukan transaksi yang diinginkannya.

B. Apa Akibat dari Card Skimming?

Jika sang pelaku memiliki informasi eletronik yang terdapat pada pita magnetik Kartu ATM/Debet maupun Kartu Kredit Anda maka seakan-akan pelaku telah memiliki kartu tersebut dalam genggamannya. Karena dengan softcopy yang dimilikinya itu pelaku dapat membuat kartu palsu untuk kemudian digunakan untuk melakukan transaksi sebagaimana kartu ATM/Debet atau Kartu Kredit pada umumnya, namun dalam hal ini Anda lah yang akan menanggung akibat dari transaki ini sekalipun Anda pribadi tidak pernah melakukan atau menghendaki transaki tersebut.

Hal yang dapat terjadi antara lain berkurangnya saldo rekening Anda di bank jika pelaku menggunakan informasi kartu ATM/Debet Anda.  Lebih berbahaya lagi jika pelaku menggunakan informasi Kartu Kredit Anda. Jelas Anda tahu jika pelaku menggunakan Kartu Kredit Anda di luar kemampuan Anda untuk membayar tagihannya. Kalau sudah begini Anda hanya bisa gigit jari. Pasalnya, transaksi itu bagaimanapun juga dianggap sah karena legitimasi oleh informasi yang pelaku curi. Sehingga, upaya hukum apapun tidak dapat Anda lakukan untuk menuntut Bank atas kerugian yang Anda alami.

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua transaksi menggunakan Kartu ATM/Debet maupun Kartu Debit membutuhkan konfirmasi berupa PIN. Mekanisme verifikasi dapat menggunakan tanda tangan Anda (tentu saja ini dapat dilakukan dengan memalsukan tanda tangan Anda). Selain itu pada Kartu Kredit misalnya, transaksi online menggunakan Kartu Kredit juga hanya memerluan konfirmasi antara lain : nama pemilik kartu, masa berlaku kartu, nomor kartu dan tiga angka khusus di belakang kartu. Dengan hanya mengetahui itu semua maka transaksi online dapat dilakukan oleh orang selain Anda tanpa harus memiliki Kartu Kredit Anda secara fisik. Sangat riskan, bukan?

C.Sosialisasi Mengenai Card Skimming

Selama ini saya akui sosialisasi yang dilakukan Bank masih kurang jika berkaitan dengan card skimming. Hal ini terbukti dari 100 responden yang saya tanyakan (responden dari berbagai kalangan antara lain mahasiswa, ibu rumah tangga, karyawan kantoran, dosen, guru). Dari 100 orang yang tanyai semuanya mengaku tidak mendapatkan informasi apapun mengenai Card Skimming dari bank tempatnya menabung. Lalu 87 orang mengaku tahu dari media internet, 13 orang lainnya mengaku tidak tahu sama sekali mengenai card skimming.

D. Bagaimana Mekanisme Card Skimming?

Biasanya aktivitas ini dilakukan dengan suatu alat pembaca kartu untuk skimming (card skimmer) yang bentuknya telah disesuaikan bentuknya untuk ditempelkan pada mesin ATM atau mesin pembaca kartu lainnya. Jika kita menggesekkan kartu atau memasukkan kartu kita ke mesin ATM yang telah dipasangi skimmer maka dalam waktu sekejap saja pelaku telah memiliki informasi kartu tersebut dan dapat dipergunakan semaunya.

E. Bagaimana Menghindari Card Skimming?

Jangan pernah membiarkan kartu Anda berada di tangan orang lain. Seperti yang saya sebutkan di atas orang lain tersebut belum tentu orang yang Anda kenal betul. Jangan sampai dia menggunakannya di luar kehendak Anda atau menggandakan informasi yang terdapat pada pita magnetik kartu Anda. Atau seperti yang saya sebutkan di atas, penggunaan Kartu ATM/Debet dan Kartu Kredit tidak melulu menggunakan konfirmasi PIN. Konfirmasi dapat berupa tanda tangan (yang dapat dipalsukan) atau data pengguna pada kartu kredit seperti nama pemilik kartu, masa berlaku kartu, nomor kartu dan tiga angka khusus di belakang kartu yang notabene semuanya tertera pada kartu tersebut.

Hanya lakukan transaksi eletronik pada merchant/toko yang terpercaya. Jelas kata ‘terpercaya’ dalam hal ini sulit didefinisikan. Namun, perhatikan baik-baik jika petugas pada merchant/toko tempat Anda berbelanja jikalau ia menggesekkan kartu Anda pada dua alat berbeda. Jangan ragu untuk menanyakan hal ini. Jika Anda menemukan sesuatu yang mencurigakan pada alat EDC jangan ragu untuk membatalkan transaksi di tempat tersebut. Lebih aman lagi jika sebelum Anda masuk ke suatu tempat perbelanjaan dan berniat transaksi menggunakan kartu perhatikan jika terdapat logo debet bank penerbit Kartu ATM/Debet maupun Kartu Kredit yang ingin Anda gunakan. Karena logo ini berarti transaksi menggunakan kartu di bank yang bersangkutan membutuhkan konfirmasi PIN. Modus kejahatan lainnya dapat juga jika kartu Anda dibawa ke tempat lain oleh kasir di luar jangkauan pemandangan Anda. Hal inilah yang saya sebut dengan pentingnya menggunakan kartu Anda pada merchant/toko yang terpercaya, karena biasanya mereka sudah memiliki prosedur mengenai hal ini.

Perhatikan kejanggalan yang ada pada mesin ATM maupun mesin EDC. Seringkali Card Skimmer tidak terlihat secara kasat mata. Hal ini dikarenakan kesamaan warna dan bentuk dari card skimmer sehingga kita menyangka bahwa alat tersebut memang berasal dari bank atau institusi pemilik mesin ATM tersebut. Lebih baik tidak ada transaksi sama sekali, sekalipun mesin ATM di daerah Anda sulit ditemukan jika mesin ATM yang tersedia Anda curigai dipasang Card Skimmer.

Jangan bagikan PIN Anda kepada siapapun juga. Membagikan PIN Anda berarti memberikan akses penuh pada pihak bersangkutan untuk menggunakan kartu Anda. Sekalipun dapat diganti seringkali orang lupa jika ia telah memberi tahu PIN nya pada orang lain. Untuk itu, jangan bagikan PIN Anda kepada siapapun juga.

card,skimmer,gambar 

Baca juga:

http://edyputrajepara.blogspot.com/2010/01/skimming-pembobol-nasabah-bank-melalui.html

http://www.untukku.com/berita-untukku/pembobolan-dana-nasabah-kenali-skimmer-di-mulut-atm-untukku.html

http://www.pltik.undip.ac.id/images/download/news/pembobolan-atm-dengan-teknik-atm-skimmer-scam.pdf

Sumber:

Pengalaman pribadi

http://money.howstuffworks.com/atm-skimming.htm

http://en.wikipedia.org/wiki/Credit_card_fraud#BIN_attack

http://www.scamwatch.gov.au/content/index.phtml/tag/CardSkimming

Posted in: Uncategorized