Foto Digital Sebuah Memori Yang Terlupakan

Posted on Juni 14, 2014

4


clip_image006.jpg


Bagi manusia masa kini, kamera merupakan perangkat yang mudah ditemui. Coba saja Anda lihat di sekitar : Ada perangkat laptop/PC dengan webcam-nya, telepon selular dengan kamera belakang maupun depan, iPod kesayangan yang mulanya hanya untuk memutar musik namun punya kamera, terakhir tablet komputer yang juga memiliki kamera (tidak ketinggalan perangkat kamera itu sendiri).

clip_image002

Sekarang, kamera juga dikenal sebagai perangkat yang murah. Contohnya, dengan berbekal uang satu juta rupiah, Anda sudah mendapatkan telepon seluler dengan beragam kemampuan, sebut saja musik, kamera, komunikasi, internet. Alhasil proses memotret foto menjadi sangat mudah dilakukan siapa saja , kapan saja, dan di mana saja. Tak heran jika sebagian besar media penyimpanan komputer Anda berisi file foto. Itupun belum termasuk foto-foto yang Anda unggah ke berbagai media sosial.

Begitu banyaknya perangkat fotografi dan file foto yang dihasilkan, namun keberadaannya menjadi biasa saja saat ini. Padahal, foto merupakan kenangan lama yang dapat membuat tersenyum atau haru saat kita, sang pemilik, melihatnya lagi di waktu yang akan datang.

Zaman kamera film, foto begitu berharga

Penulis jadi teringat saat dulu masih di bangku sekolah taman kanak-kanak. Saat itu, masih marak istilah mengenai cuci film. Proses cuci film adalah dimana hasil jepretan Anda dari sebuah rol negatif kamera dicetak menjadi lembaran foto berwarna.

Waktu itu, jumlah foto hasil jepretan cenderung terbatas karena keterbatasan rol film. Karena keterbatasan tersebut, sang fotografer harus bijak dalam menggunakan sisa film kamera yang ada. Apalagi, foto yang sudah diambil tidak dapat dihapus. Jadi, dapat dipastikan foto-foto yang diambil saat itu benar-benar foto berharga, entah karena bijak dalam memilih momen yang ada, atau karena jumlahnya yang memang terbatas.

Coba kita bandingkan dengan zaman tablet ini. Untuk satu gaya, tempat, dan waktu yang sama saja bisa terdapat lebih dari 5 file foto, berkat fitur burst/multiple-shot pada kamera digital. Hal ini mulanya dimaksudkan agar pengguna dapat memilih kualitas foto terbaik. Namun, kenyataannya sebagian besar dari kita memilih meninggalkan file foto tersebut di komputer. Kalau memang tujuannya untuk mendapat foto terbaik, kenapa tidak dicetak saja?

Foto Cetak di zaman digital

Dengan teknologi sekarang, sebenarnya proses cetak foto dapat dilakukan lebih cepat, bagus, dan murah. Tanpa memiliki printer pun, Anda dapat mencetak foto di tempat cetak foto yang banyak tersebar di sekitar pemukiman Anda. Umumnya tempat fotocopy sekarang menyediakan fasilitas ini.

"Tapi, ini kan zaman digital, kenapa cetak foto begitu penting?". Mungkin pertanyaan tersebut muncul di sebagian besar dari Anda yang membaca tulisan ini, bukan? Ya, seperti yang telah disebutkan tadi, terkadang ada beberapa momen berharga, baik bersama keluarga maupun teman, yang begitu sayang untuk dilupakan. Daripada meninggalkan foto tersebut dalam bentuk megabytes dalam harddisk komputer, mengapa tidak dicetak saja?

"Tapi, ini kan zaman digital, kita bisa melihat file foto tersebut di layar komputer." Ya, pendapat Anda tidak ada salahnya. Tapi, bukankah lebih menarik jika kumpulan momen berharga dapat dicetak dan dihias di sebuah buku album? Daripada hanya dikelompokkan dalam sebuah folder berwarna kuning di layar komputer, tentu akan lebih menarik jika sebuah buku album foto terlihat menggoda di rak buku ruang tengah. Kalau mau jujur, seberapa sering Anda melihat semua file foto yang ada di komputer Anda? Seberapa sering? Sering? Anda yakin? Sebanyak itu, Anda yakin?

"Tapi, ini kan zaman digital, terlalu repot untuk mencetak foto dan membuatnya dalam sebuah buku album yang menarik.". Justru karena ini zaman digital, sudah saatnya mencetak foto secara digital.

Layanan cetak foto online dari Pictalogi

Salah satu layanan cetak foto digital secara online adalah Pictalogi. Dengan segala produk dan layanan yang ditawarkan, cetak foto makin mudah dengan pictalogi.

Dilihat dari sisi produk unggulan saja, pilihan yang ditawarkan Pictalogi cukup menarik. Anda bisa mencetak foto momen berharga dalam bentuk sebuah mini-book, mini sticker, square foto, maupun R-sizes. Repot? Tidak juga. Pictalogi bahkan menawarkan ongkos pengiriman gratis menuju rumah Anda. Jadi, apanya yang repot?

Jujur saja, yang paling menarik pikiran penulis tentu sebuah mini-book. Setiap foto yang dicetak dalam bentuk ini tentu akan terlihat lebih menarik dengan desain corak, warna, dan gambar desain yang juga menarik. Setiap momen berharga, every single moment, terlihat lebih berharga dalam bentuk seperti ini. Selain dapat dipajang di rak buku, mini-book dapat menjadi hadiah ulang tahun yang sangat menyentuh untuk kedua orangtua tercinta.

clip_image004

 

Produk berikutnya adalah mini-sticker. Jadi, foto-foto berharga Anda dapat dicetak dalam bentuk sticker. Sehingga, Anda bisa menempelkannya di mana saja. Di kaca mobil, di kaca rumah, atau di bahkan juga sebagai penghias foto-foto yang telah Anda cetak dalam bentuk mini-book?

clip_image006

 

Kalau Anda berkeinginan untuk membuat buku album sendiri, foto Anda juga bisa dicetak dalam bentuk Square Photo. Foto Anda dicetak dalam bentuk lembaran. Sehingga, jika Anda berkeinginan mengasah kreativitas di album buatan sendiri, produk ini juga cocok untuk Anda.

clip_image008

 

Produk terakhir merupakan paket R Sizes. Hampir sama dengan produk Square Photo, bedanya Anda dapat mencetak foto dalam standar ukuran R, baik itu 3R, 4R, 5R, maupun 6R.

clip_image010

 

Lalu, yang patut diancungi jempol juga penawaran dari Pictalogi untuk kirim hasil foto gratis untuk hampir seluruh produknya (termasuk keempat produk yang disebutkan tadi). Sehingga, Anda tidak perlu repot menjemput hasil foto. Jadi, Anda tidak perlu ke luar rumah untuk melakukan proses cetak foto.

Jadi Anda terpikir untuk mencetak foto sekarang juga?

Posted in: Special, Tekno